terjebak
Pastilah setiap orang pernah mengalami situasi di mana dirinya terjebak. Dari terjebak kemacetan sampai terjebak dalam kamar mandi.
Dalam banyak kejadian, saat kita terjebak, hal pertama yang kita rasakan adalah panik. Panik karena menyadari kita tidak seharusnya berada dalam situasi itu. Apalagi jika tidak merasa nyaman atau aman dalam situasi di mana kita terjebak. Hal kedua yang mungkin kita rasakan adalah marah. Bisa marah pada apa saja atau siapa saja yang kita anggap membuat kita berada dalam situasi itu, dan hal terakhir adalah bingung. Bingung harus berbuat apa, atau mulai dari mana.
Mungkin hal yang paling bijak untuk dilakukan pertama kali kita lakukan adalah “Jangan Panik”. Jika perlu diam sebentar merenung mempelajari segala situasi yang ada hingga kita tahu persis kita berada di mana dalam keadaan seperti apa. Kadang dengan melakukan gerakan atau tindakan yang tidak kita pikir secara matang membuat kita semakin membuat kita terjebak dalam kesulitan yang lebih.
Marah.. hanya akan mengurangi kecerdasan kita dalam memperhitungkan langkah yang harus di ambil. Bahkan kadang tanpa kita sadari kita semakin menjebak diri kita dalam situasi itu. Introspeksi dan menganalisa berbagai kesalahan langkah yang mungkin pernah kita buat sebelumnya.
Bingung… pasti dong, karenanya saat kita tidak tahu apa yang harus kita lakukan.. jangan lakukan. Sambil kita mengulas balik bagaimana kita bisa ada dalam situasi itu. Lalu mencoba memperbaikinya. Mungkin saat kita kembali ke masa sebelum kita terjebak, kita bisa mengingat dan menemukan cara bagaimana kita bisa keluar dari sana.
Namun, jika kita belum juga menemukan apa yang harus segera kita lakukan, berhentilah sejenak dan duduklah di sudut Kamar Mandi.
on June 16, 2009 on 11:00 am
Stuju,, sudut kamar mandi = sudut terindah dalam seni arsitektur.
on June 16, 2009 on 11:05 am
wakakaka.. stop cuti dulu baru boleh komen kayak gitu.. :p hidup bu Qey.. Semangat Semangat Semangat hahaha….. tahun ini ya
on June 16, 2009 on 11:09 am
^_^
ga ngaruh,,
materi semester 2.