Just Other Side Of Me


Pasti aDa Jalan

Posted in personal, works by Bnoky on July 2, 2008

Dengan keyakinan yang sedikit keterlaluan, saya mulai membenahinya… Pertama, Sekitar bulan Juli 2007, hampir selama sebulan penuh saya berusaha melobi penguasa daerah untuk bersedia memberikan lagi ijin operasional yang sudah setahun kadaluwarsa. Lalu mulai masuk perpustakaan untuk belajar apa itu kentang dan bagaimana memproses nya menjadi tepung. Mendatangkan beberapa mahasiswa teknik industri untuk belajar mesin – mesin yang kami miliki. Prosesing Unit dan Mekanikal Elekrikal yang terkait dengannya.

Tidak mudah, sangat tidak mudah saya melakukannya saat itu… semua proses melelahkan dalam ketidaknyaman hidup yang sangat luar biasa. Belum lagi membaca berjilid – jilid Undang – Undang Perburuhan, Tata Aturan Niaga perdagangan dan Industri, Mekanisme Ekspor Impor. Semua harus saya pelajari sendiri tanpa mampu mendatangkan ekspertise mengingat kondisi saya saat itu sangat tidak memungkinkan.

Hampir setiap saat keputusasaan berhasil membangunkan saya dari mimpi, hampir setiap saat kemarahan membakar titian langkah yang sedang saya jalani saat itu. Beruntung saya punya beberapa sahabat yang tidak pernah seutuhnya meninggalkan saya.

- FA INNAMA AL USRI USRO FA INNAMA AL USRI USRO – Hanya itu yang tersisa di hati saya saat menjalani semua itu.

Dan… Puji Tuhan, 14 April 2008 – setahun kemudian – hanya di hadiri orang – orang terdekat saya. Prosessing Unit yang telah berhasil kami kalibrasi menghasilkan Tepung Kentang Pertama kami.

Terima Kasih kepada :

Mama, atas doa yang tidak pernah putus untuk saya, Indarwati Priambada, untuk tidak pernah lelah meyakinkan saya dalam keadaan apapun, saya akan mampu melakukannya, Anak – anakku, Raka Ramadhani Priambada dan Arr Rafi Rizky Ramadhan Priambada untuk cahaya harapan yang selalu kalian tampakkan, M. Arief Budiman dan Radetyo Sindhu Utomo, untuk kiriman buku Kun Fayakun serta mengingatkan ku untuk terus mempertahankan keyakinanku, Pak Budi Saputra, penyambung hidup yang selalu bapak kirimkan kepada kami tanpa kata – kata, Tatiana Dian Priambada, untuk Inspirasi dan keberanian yang di berikan

Leave a Reply